Pertanyaan umum tentang AQMS
AQMS adalah Air Quality Monitoring System yang mengumpulkan, memvalidasi, dan menampilkan data kualitas udara secara berkelanjutan. Sistem ini membantu pengelola lingkungan memahami kondisi udara dan mengambil keputusan berdasarkan data.
- Parameter partikulat seperti PM2.5 dan PM10
- Analyzer gas SO₂, NO₂, CO, O₃, dan HC
- Data meteorologi: suhu, kelembapan, angin, dan hujan
- Dashboard, alarm, telemetry, dan penyimpanan data
Apa itu AQMS dan bagaimana cara kerjanya?
Air Quality Monitoring System menggabungkan inlet sampling, sensor atau analyzer, data logger, telemetry, dan dashboard. Udara ambien diambil dari lokasi pemantauan, dianalisis berdasarkan parameter yang dipilih, lalu dikirim melalui jaringan komunikasi ke platform monitoring. Data dapat diberi alarm, disimpan, dan ditinjau untuk laporan lingkungan.
- AQMS fixed station untuk pemantauan permanen
- Portable AQMS untuk survei dan pemetaan lapangan
- Data acquisition dan data transmission terintegrasi
- Dashboard monitoring dan alarm berbasis kondisi
Penerapan AQMS di Indonesia
Sistem AQMS digunakan oleh kawasan industri, pemerintah daerah, pengelola kawasan, laboratorium lingkungan, dan organisasi yang membutuhkan data kualitas udara. Dengan monitoring real-time, tim dapat melihat perubahan konsentrasi polutan, membandingkan tren, dan menyiapkan respons yang lebih cepat.
- Pemantauan kualitas udara kawasan industri
- Pemantauan lingkungan perkotaan dan transportasi
- Data pendukung evaluasi dan pelaporan lingkungan
- Integrasi data untuk publik atau internal organisasi
Instalasi, maintenance, dan kalibrasi
Layanan AQMS yang baik mencakup site survey, instalasi, commissioning, konfigurasi komunikasi, pengujian, pelatihan operator, preventive maintenance, corrective maintenance, kalibrasi, serta validasi data. Hubungi tim Enerviro untuk mendapatkan spesifikasi dan penawaran sesuai lokasi serta parameter yang dibutuhkan.